Senin, 04 April 2016

Saya belum tahu nama kakek ini. Dan sepertinya juga beliau tdk tahu dengan agenda agenda politik nasional dan persaingan politik menjelang 2017. Bahkan mungkin beliau tidak tahu trilyunan rupiah telah disahkan sebagai APBA setiap tahun. Tapi beliau patut menjadi teladan bagi kita. Usia sudah sangat senja sekitar 80 tahun.Dengan pakaian lusuh, sandal jepit dan topi koboi layaknya aktor film cowboy Bonanza yg diputar di TVRI tahun 80 an, tiap hari beliau berjalan kaki puluhan km dari Pidie ke Meureudu  menjual sirih dan kacang kacangan. Suatu hari di warung kopi nikmat Meureudu, seorang kawan saya menawarkan uang sbg bentuk kasihan kepadanya tanpa membeli sirih jajanannya. Namun dengan sopan beliau menolak.Nak..! Tuhan masih menganugerahkan nikmat hidup utk saya, biarkan saya mendapatkan uang dari hasil jualan saya ini, krn hidup saya lebih indah dari hasil jerih payah yg saya lakukan.  Kawan sayapun sangat terharu mendengar kata kata kakek tua itu. Dalam pikiran kawan saya itu terbayang bagaimana semangat dan kegigihan serta harga diri dari orang tua itu. Hidupnya tdk perlu meminta minta bahkan "bantuan modern" sekalipun berupa proposal seperti trend masa kini dari pemerintah sekalipun. Kawan sayapun berpikir kembali bahwa jika orang setua itu masih punya harga diri walau dlm kondisi lemah, kenapa  justeru kita yang masih muda dan kuat harga diri kita gadaikan.Wallahua'lam..!